MasyaAllah, sangat bagus Ustadz Andik 🙏
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan kita kehidupan yang penuh nikmat.
Dialah yang menjadikan rumah tangga sebagai tempat berlabuhnya cinta, tempat tumbuhnya kasih sayang, dan tempat pertama seseorang belajar arti kebaikan.
Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ — suri teladan agung dalam membangun keluarga yang beriman, berakhlak, dan penuh tanggung jawab.
🌿 Keluarga, Sekolah Pertama dalam Kehidupan
Hadirin yang dirahmati Allah,
Sebelum seseorang menjadi warga negara, menjadi aparat, menjadi pemimpin, atau menjadi masyarakat, ia terlebih dahulu menjadi anggota keluarga.
Dari keluargalah seseorang belajar tentang disiplin, sopan santun, tanggung jawab, dan nilai kebaikan.
Karena itu, bila ingin masyarakat tertib, kita harus mulai dari keluarga yang tertib.
Jika ingin lingkungan aman, maka harus dimulai dari rumah yang penuh kasih dan pengawasan yang bijak.
Rasulullah ď·ş bersabda:
“Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Ayah adalah pemimpin dalam keluarganya, ibu adalah penjaga rumah tangganya, dan anak-anak adalah amanah yang harus dijaga dengan baik.
Jika setiap keluarga sadar akan peran ini, maka masyarakat akan menjadi kuat, damai, dan tertib.
🛡️ Peran Keluarga dalam Menjaga Kamtibmas
Kamtibmas — keamanan dan ketertiban masyarakat — tidak bisa hanya dijaga oleh aparat.
Ia harus tumbuh dari kesadaran kolektif seluruh warga, dimulai dari lingkungan keluarga.
Ada beberapa peran penting keluarga dalam menjaga Kamtibmas:
- đź•‹ Menanamkan nilai agama sejak dini.
Anak-anak yang dibesarkan dengan nilai iman dan akhlak akan tumbuh menjadi pribadi yang jujur, santun, dan bertanggung jawab.
Keluarga yang shalat bersama, berdoa bersama, dan saling menasihati, insyaAllah akan melahirkan generasi yang cinta kedamaian. - đź§ Menjadi teladan moral dan disiplin.
Anak-anak meniru apa yang mereka lihat.
Bila orang tua disiplin, jujur, dan taat aturan, anak pun akan meneladani hal itu.
Tapi bila orang tua suka melanggar, maka jangan heran bila anak tumbuh dengan karakter yang sama. - 👨‍👩‍👧 Mengawasi pergaulan dan penggunaan media sosial.
Banyak kasus kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, dan tindak kekerasan bermula dari kurangnya perhatian keluarga.
Maka keluarga harus hadir, bukan hanya secara fisik, tapi juga secara emosional dan moral. - 🤝 Menumbuhkan semangat gotong royong dan peduli sesama.
Keluarga yang menanamkan kepedulian sosial akan melahirkan generasi yang siap menjaga keamanan bersama, bukan menjadi penyebab masalah.
🌸 Islam Mendorong Rumah Tangga yang Aman dan Tenteram
Allah ď·» berfirman dalam QS. Ar-Rum ayat 21:
“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan-pasangan dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang.”
Rumah tangga yang penuh kasih dan ketenteraman akan menularkan kedamaian ke lingkungan sekitar.
Sebaliknya, rumah tangga yang dipenuhi pertengkaran, kekerasan, dan kebencian sering menjadi sumber gangguan sosial di masyarakat.
Maka menjaga keharmonisan keluarga bukan hanya urusan pribadi, tapi juga bagian dari tanggung jawab sosial dan Kamtibmas.
🌺 Penutup: Keluarga Kuat, Masyarakat Aman
Hadirin yang dimuliakan Allah,
Mari kita jadikan keluarga sebagai benteng pertama keamanan sosial.
Bangun rumah tangga dengan iman, bimbing anak-anak dengan akhlak, dan jadilah orang tua yang memberi contoh ketaatan dan tanggung jawab.
Satu keluarga yang baik bisa menjadi cahaya bagi satu lingkungan.
Satu lingkungan yang rukun bisa menumbuhkan keamanan di satu desa.
Dan dari desa yang aman, lahirlah negara yang damai dan dirahmati Allah.
Semoga Allah menjadikan keluarga kita keluarga sakinah, mawaddah, warahmah, yang menjadi pelindung bagi masyarakat dan penegak ketertiban di bumi-Nya.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
By: Andik Irawan