Ulama dan Umaro — Dua Sayap Penegak Kedamaian
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah yang telah menjadikan agama Islam ini agama yang teratur, lengkap dengan petunjuk hidup dan sistem kepemimpinan.
Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, pemimpin yang paling adil, panutan bagi para ulama dan umaro sepanjang zaman.
🌿 Kekuatan Umat Ada pada Persatuan Ulama dan Umaro
Hadirin yang dirahmati Allah,
Dalam setiap masa, kemajuan dan kedamaian suatu bangsa sangat ditentukan oleh hubungan baik antara ulama dan umaro.
Ulama adalah penjaga nilai dan moral, sedangkan umaro (pemerintah) adalah penjaga tatanan dan keamanan.
Jika keduanya bersatu dalam kebaikan, maka masyarakat akan hidup damai dan sejahtera.
Namun jika keduanya berselisih, maka kekacauan dan kebingungan akan melanda umat.
Imam Al-Ghazali rahimahullah pernah berkata:
“Agama dan kekuasaan adalah dua saudara kembar. Agama adalah dasar, kekuasaan adalah penjaganya. Sesuatu yang tidak memiliki dasar akan runtuh, dan sesuatu yang tidak memiliki penjaga akan hilang.”
Maka, ulama dan umaro harus bersinergi, bukan saling curiga; saling menguatkan, bukan saling menjatuhkan.
🕌 Ulama: Pelita Kebenaran dan Penuntun Hati
Ulama adalah pewaris para nabi.
Mereka membawa cahaya ilmu dan menuntun umat agar tidak tersesat oleh hawa nafsu dan tipu daya dunia.
Melalui dakwah, nasihat, dan keteladanan, ulama menjaga akidah, ibadah, dan akhlak masyarakat.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sesungguhnya para ulama adalah pewaris para nabi.”
(HR. Abu Dawud)
Tugas ulama bukan hanya memberi ceramah, tapi juga menjaga keseimbangan umat — agar rakyat tetap menghormati pemerintah, dan pemerintah tetap takut kepada Allah dalam menjalankan amanahnya.
⚖️ Umaro: Penegak Ketertiban dan Keadilan
Sementara umaro — para pemimpin, aparat, dan pemerintah — memiliki tanggung jawab menjaga keamanan, menegakkan keadilan, dan menata kehidupan masyarakat agar tertib dan sejahtera.
Allah ﷻ berfirman dalam QS. An-Nisa ayat 59:
“Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul, serta ulil amri di antara kamu.”
Ayat ini menunjukkan bahwa ketaatan kepada pemimpin adalah bagian dari ketaatan kepada Allah — selama mereka menegakkan hukum dengan adil dan tidak melanggar syariat.
Maka, pemimpin yang adil adalah rahmat bagi rakyatnya, sebagaimana ulama yang ikhlas adalah cahaya bagi umatnya.
🌺 Sinergi Ulama dan Umaro dalam Menjaga Kamtibmas
Ustadz dan hadirin yang dimuliakan Allah,
Dalam konteks Kamtibmas, ulama dan umaro ibarat dua tangan yang bekerja bersama.
- Ulama menanamkan nilai moral, membimbing hati masyarakat agar taat hukum, menghormati sesama, dan menjauhi maksiat.
- Umaro menegakkan aturan dengan bijak, melindungi rakyat dari kezaliman, serta memastikan keadilan berjalan.
Ketika keduanya bersinergi, lahirlah masyarakat yang:
- Aman dari kriminalitas,
- Damai dari fitnah dan kebencian,
- Rukun antara agama dan negara,
- Dan tumbuh dalam keadilan serta kemakmuran.
Inilah cita-cita dakwah Da’i Kamtibmas — menjembatani peran ulama dan umaro agar harmoni, bukan berjarak.
💬 Contoh dari Sejarah Islam
Sejak zaman Rasulullah ﷺ, kita melihat sinergi antara agama dan pemerintahan.
Rasul adalah pemimpin agama sekaligus kepala negara.
Beliau menegakkan keadilan dengan wahyu, dan menjalankan pemerintahan dengan kasih sayang.
Setelah beliau wafat, para khalifah dan ulama saling menghormati.
Sayyidina Umar bin Khattab selalu bermusyawarah dengan para sahabat ulama seperti Ali bin Abi Thalib dan Abdullah bin Mas’ud.
Begitu juga para khalifah setelahnya, selalu menggandeng para ulama sebagai penasehat dan pelurus kebijakan.
Itulah yang menjadikan umat Islam kuat — karena ulama dan umaro berjalan seiring, bukan bersaing.
🌼 Pesan Moral: Jagalah Kepercayaan Masyarakat
Ulama dan umaro sama-sama memiliki amanah besar dari Allah:
- Ulama menjaga iman dan akhlak rakyat.
- Umaro menjaga keamanan dan kesejahteraan rakyat.
Jika keduanya bersatu, maka kehidupan masyarakat menjadi tenang, hukum dihormati, dan agama dijunjung tinggi.
Tapi jika keduanya berpecah — ulama diam terhadap kezaliman, atau umaro menolak nasihat — maka akan lahir kekacauan sosial dan hilangnya keberkahan.
🌙 Penutup: Dua Sayap Menuju Kedamaian
Hadirin yang dirahmati Allah,
Ulama dan umaro adalah dua sayap yang harus terbang bersama untuk membawa umat menuju ridha Allah.
Yang satu menuntun dengan ilmu, yang lain melindungi dengan kekuasaan.
Jika keduanya berjalan seimbang, maka terbanglah masyarakat menuju kedamaian dan kemakmuran.
🌿 “Sebaik-baik pemimpin adalah yang dekat dengan ulama, dan sebaik-baik ulama adalah yang menasihati pemimpin dengan ikhlas.”
Semoga Allah menjadikan para ulama kita tetap istiqamah dalam menegakkan kebenaran,
dan para pemimpin kita senantiasa adil, amanah, serta mau menerima nasihat dengan lapang dada.
Dan semoga masyarakat kita — terutama umat Islam di Gresik — menjadi masyarakat yang aman, damai, dan penuh berkah.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
By: Andik Irawan